KANKER HATI
 
Apakah Kanker Hati Itu?

Kanker hati (hepatocellular carcinoma) adalah kanker yang timbul dari hati. Juga dikenal sebagai kanker hati primer atau hepatoma. Mayoritas kanker hati primer (lebih dari 90 sampai 95%) timbul dari sel hati, yang membentuk 80% jaringan hati, dan disebut kanker atau karsinoma hepatoselular. 

Penyakit hati metastatik (kanker) atau kanker hati sekunder, adalah kanker yang telah menyebar ke hati, yang berasal dari organ lain seperti usus, lambung, pankreas, payudara, dan paru-paru. Jadi, istilah kanker hati sesungguhnya bisa merujuk pada kanker hati metastatik atau kanker hepatoselular.

 
Gejala-Gejala Kanker Hati
Sakit perut merupakan gejala paling umum kanker hati, dan biasanya menandakan suatu tumor yang sangat besar atau keterlibatan yang tersebar luas dari hati. Selain itu, menurunnya berat badan yang tak bisa dijelaskan atau demam yang tak bisa dijelaskan merupakan tanda peringatan kanker hati pada pasien dengan cirrhosis (peradangan hati). Kemunculan tiba-tiba cairan perut dan pembengkakan dan penguningan (warna kuning pada kulit), dapat menunjukkan kemungkinan kanker hati. Pada pemeriksaan fisik, hati yang membesar, kadang-kadang lunak merupakan temuan yang paling umum.
 
Diagnosa Kanker Hati
Bila dokter Anda menemukan alasan untuk mencurigai adanya kanker di hati, Anda akan dinasehati untuk menjalani serangkaian uji diagnostik. Beberapa tes ini bersifat non-invasif dan memerlukan kunjungan singkat ke klinik atau lab. Yang lainnya lebih bersifat terlibat dan mungkin perlu menginap di rumah sakit.
 
Opsi Pengobatan
Bedah 

Setiap pasien dengan tumor hati harus dievaluasi untuk reseksi (penghilangan suatu bagian organ dengan cara pembedahan). Ini satu-satunya kesempatan untuk sembuh. Mengangkat tumor akan membebaskan tubuh dari kanker dan juga mencegah penyebaran lebih jauh ke daerah tubuh lain. Tujuan reseksi hati adalah untuk menghilangkan tumor secara tuntas dan jaringan hati sekitarnya yang sesuai tanpa meninggalkan tumor apapun.
 
Opsi Pengobatan Alternatif
 
Radiofrequency Ablation (RFA)

Dengan mempergunakan gelombang mikro untuk membangkitkan energi termal dan panas di dalam jaringan sasaran, dengan menggunakan jarum yang ditempatkan ke dalam lesi di bawah bimbingan pengambilan gambar. Ini biasanya digunakan untuk lesi yang tak bisa di-reseksi dan digunakan melalui kulit, secara laparoskopik atau sewaktu laparoskopi.

Transarterial Chemoembolisation

Melibatkan infus emulsi bahan kemoterapi yang dicampur dengan lipoidal ke dalam arteri pemasukan dari tumor, diikuti oleh embolisasi. Ini umumnya untuk tumor besar yang tak bisa di- reseksi yang terbatas pada hati tanpa keterlibatan pembuluh darah portal. 

Kemoterapi

Kemoterapi menggunakan obat untuk mengobati kanker. Obat-obat ini bekerja dengan mengganggu pertumbuhan sel kanker dan mengakibatkan kematian sel. Efektivitas pengobatan dievaluasi secara teratur dengan pemeriksaan fisik, uji darah dan sinar-x. Suatu obat dianggap efektif jika obat tersebut menyebabkan sel kanker menyusut, berhenti tumbuh, atau mati. 

Transplantasi Hati 

Transplantasi hati telah menjadi pengobatan yang diterima bagi pasien dengan tahap akhir (lanjut) berbagai jenis penyakit hati. Lagi pula, transplantasi hati merupakan opsi terbaik untuk pasien dngan tumor yang berukuran kurang dari 5 cm yang juga mempunyai tanda-tanda gagal-hati.
 

Hubungi kami
(65) 6471 1221
 
KONDISI
 
Kanker Hati
 
Kanker Pankreas
 
Bedah Obesitas (Lap Band)
 
Bedah Kandung Empedu
 
 
 
(65) 6471 1221 tkhsurgery@yahoo.com.sg